Peduli Muslim pada mulanya merupakan bidang kerja di bawah Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA). YPIA merupakan yayasan dakwah yang memfokuskan kegiatannya di bidang dakwah mahasiswa dan pendidikan Islam.
Dalam hal dakwah mahasiswa, kegiatan YPIA diwujudkan dalam bentuk pengadaan kursus bahasa arab dasar, kajian islam intensif, dan perintisan pesantren mahasiswa. Adapun pembinaan umat secara umum, diwujudkan dalam bentuk penyebaran buletin dakwah At-Tauhid, pengelolaan situs dakwah muslim.or.id dan muslimah.or.id, pengadaan radio muslim melalui jalur internet dengan alamat radiomuslim.com dan penyelenggaraan kajian umum bulanan.
Seiring waktu berjalan, YPIA membuka donasi kasuistik pada momen-momen musibah yang menimpa kaum muslimin, seperti Gempa Padang, Tragedi Penyerangan Syi’ah di Dammaj, Agresi Bani Israel di Gaza tahun 2009, dan bencana alam Gunung Merapi 2010.
Setelah penyelenggaraan kegiatan-kegiatan kasuistik tersebut, terbesit pikiran di antara para pengurus yayasan untuk membuat bidang khusus kemanusiaan yang permanen, agar pengelolaan donasi untuk membantu meringankan beban kaum muslimin yang tertimpa musibah menjadi lebih tertata, terencana, dan profesional.
Untuk itulah pada awal tahun 2013, Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari membentuk bidang kerja baru, Bidang Sosial Kemanusiaan. Tim yang bekerja di bidang ini kemudian disebut sebagai Tim Peduli Muslim.
Setelah sekitar 3 tahun berjalan, para pembina dan pengurus YPIA bersepakat bahwa Tim Peduli Muslim perlu dipisah dengan badan hukum sendiri, agar kegiatannya bisa lebih fokus ke bidang sosial dan kemanusiaan.
Akhirnya, pada 10 Desember 2015, Peduli Muslim resmi berdiri menjadi yayasan dengan badan hukum tersendiri, dengan dikeluarkannya Keputusan Kementrian Hukum dan HAM mengenai pengesahan Yayasan Peduli Muslim, dengan nomor surat pengesahan: AHU-0030474.AH.01.04.Tahun 2015. Kemudian dilakukan perubahan akta yayasan pada 2023. AHU-0016368.AH.01.12.Tahun 2023.
Sejak tahun 2015 hingga saat ini, Peduli Muslim turut berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan dakwah di dalam dan luar negeri, seperti tanggap bencana longsor di Ponorogo tahun 2017, Badai Cempaka di DIY tahun 2017, gempa bumi di Lombok tahun 2018, gempa bumi dan likuifaksi di Palu dan Donggala tahun 2018, banjir dan longsor di Bogor tahun 2020, penanganan COVID-19, gempa bumi di Mamuju dan Majene tahun 2021, banjir dan longsor di Pulau Adonara NTT tahun 2021, APG Semeru tahun 2021, gempa bumi di Pasaman Barat tahun 2022, gempa bumi di Cianjur tahun 2022, hingga yang paling terkini adalah banjir di Aceh tahun 2025.
Tidak hanya aktif di dalam negeri, Peduli Muslim aktif dalam program kemanusiaan di luar negeri, seperti program rutin tahunan Qurban di Somalia, bantuan kemanusiaan Palestina, dan program insidental seperti gempa bumi di Turki dan Suriah tahun 2023.
Selain program berskala internasional, dan nasional, Peduli Muslim memiliki program berskala regional seperti bantuan sosial dan bantuan insidental bagi masyarakat yang mengajukan bantuan, dan program layanan ambulans gratis yang aktif melayani setiap hari sejak tahun 2017.
Di tahun 2024 Peduli Muslim resmi mendapat izin operasional sebagai Nazir Wakaf dari Badan Wakaf Indonesia, dan pada tahun 2025 sudah mengelola beberapa aset wakaf.
Transparansi adalah salah satu kewajiban dan asas dalam berorganisasi, oleh sebab itu Peduli Muslim berupaya untuk aktif melaporkan laporan keuangan tahunan dan dilakukan audit oleh KAP (Kantor Akuntan Publik) sejak berdiri hingga saat ini. Alhamdulillah, berkat taufiq dan hidayah dari Allah, Peduli Muslim terus meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama 10 tahun berturut dari tahun 2015.
Dewan Pembina:
- Ustaz dr. Muhammad Ariffudin, Sp.Ot (Ketua Dewan Pembina)
- Ustaz dr. Adika Mianoki, Sp.S
- Ustaz Khanif Muslim, S.Pd
- Ustaz Abu Salman Slamet Suhardi, B.I.S
- Ustaz Afifi Abdul Wadud, B.I.S
Dewan Pengawas
- Ustaz Noor Ahmad Setiawan, S.T, M.T, Ph.D (Ketua Dewan Pengawas)
- Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal, S.T, M.Sc
- Bapak Muhammad Nur Agus Syahrul Huda, S.E
- Bapak Drs. Taruna Gunawan
Pengurus Inti
- Ketua Umum: Ginanjar Indrajati Bintoro
- Bendahara: Ramdhan Hidayat, S.T
- Sekretaris: Taufik Raharjo
