Bantuan untuk Saudari Aqin, Penderita Penyakit Langka “Guillain Barre Syndrome”

Aqin Rizqa Ayati merupakan putri Bapak Agus Wibowo dan ibu Kinah. Sdri. Aqin menderita penyakit langka Guillain Barre Syndrome (GBS), dan dirawat di RS dr. Oen, Kandang Sapi Solo. Sebelum dinyatakan menderita GBS, Aqin merasakan tanda-tanda penyakit berupa tangan kesemutan dan bergetar hingga akhirnya kini lumpuh. Bahkan, saat ini penyakit yang dideritanya juga menyerang otot pernafasan, sehingga kini Aqin harus dibantu dengan ventilator untuk pernafasan.

GUILIAN BARRE

Penyakit Guilian Barre Syndrome

Dalam satu bulan perawatan di rumah sakit, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar 150 juta rupiah. Di antara yang membuat biaya membengkak adalah obat GBS, yang harganya sekitar tiga juta rupiah per botol. Dalam empat hari, obat GBS yang dikonsumsi mencapai sekitar 48 juta rupiah.

Kini beliau hanya bisa telentang di tempat tidur dan tidak bisa berkomunikasi. Yang bisa beliau lakukan untuk berkomunikasi dengan orang di sekitarnya adalah memberikan kode dengan mengangguk dan menggeleng saja.

Dalam satu bulan perawatan di rumah sakit, biaya yang dibutuhkan mencapai sekitar 150 juta rupiah. Di antara yang membuat biaya membengkak adalah obat GBS, yang harganya sekitar tiga juta rupiah per botol. Dalam empat hari, obat GBS yang dikonsumsi mencapai sekitar 48 juta rupiah.

Peduli Muslim telah mengunjungi pihak keluarga Sdr. Aqin pada Rabu Malam, 29 Mei 2013 yang lalu. Dari kunjungan tersebut, diketahui bahwa keluarga Sdr. Aqin dari golongan kurang mampu. Ayah Aqin merupakan pekerja buruh, dengan gaji pas-pasan (sekitar satu juta rupiah per bulan), sedangkan ibu Aqin merupakan ibu rumah tangga. Mereka saat ini juga tidak memiliki kartu Jamkesmas sehingga benar-benar kesulitan dalam pembiayaan rumah sakit. Alhamdulillah, ada salah satu kerabat (budhe Aqin) yang memiliki kepedulian, dan membayar sebagian biaya pengobatan. Namun, itu ternyata belum cukup sehingga keluarga Aqin tetap membutuhkan kepedulian kita bersama.

Aqin Penderita GBS

Sdri. Aqin dan ayahnya | Foto: Joglosemar.Co

Satu hal yang membuat kami terkesan pada diri orang tua Aqin adalah ketika kami tanyakan Bapak Agus Wibowo (ayah aqin), mengapa dulu tidak mengurus Jamkesmas. Beliau menjawab bahwa sesungguhnya beliau sangat tidak suka dengan meminta-minta, dan merasa tidak perlu mengurus Jamkesmas karena pendapatannya selama ini sudah cukup untuk menghidupi keluarga. Baru ketika musibah penyakit yang mengalami Aqin ini sudah di luar jangkauan kemampuannya, akhirnya beliau memberanikan diri untuk meminta bantuan pada teman-teman Aqin untuk penggalangan dana. Dan memang, sampai saat ini jaringan alumni SMA Aqin dan teman-teman kuliahnya melakukan penggalangan dana bantuan.

Apa yang dialami Sdr. Aqin tersebut, juga dimuat di salah satu situs berita online, yang bisa Anda akses di http://joglosemar.co/2013/05/mahasiswa-fkip-uns-mengidap-penyakit-langka.html

Dalam kesempatan ini, kami berupaya untuk menggugah hati kaum muslimin sekalian, terutama yang memiliki kelebihan rizki, untuk membantu meringankan beban yang dialami keluarga Aqin tersebut. Anda yang ingin berpartisipasi dengan Peduli Muslim dalam program bantuan ini, dapat menyalurkan donasinya melalui rekening:

BNI Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, dengan nomor:

  • 77.55.33.11.15 (Umum, infaq, sedekah, & tanggap bencana)
  • 77.55.33.11.26 (Zakat Mal)
  • 77.55.33.11.37 (Misi Kemanusiaan Luar Negeri)
  • 77.55.33.11.48 (Operasional & Relawan)

Semuanya atas nama Yayasan Pendidikan Islam Al Atsari

  • Rekening di atas bisa menerima transfer dari Bank manapun.
  • Untuk transfer via ATM / Internet Banking, gunakan kode bank tujuan “BNI” – Untuk transfer dari luar negeri, gunakan Swift Code: BNINIDJA (Sistem banking BNI Syariah terkoneksi dengan BNI Konvensional) Jazakumullah khaira

 

Mohon setiap setelah mengirimkan donasi, agar menyampaikan konfirmasi via sms ke nomor +628.961.546.4449 (Muhammad Iqbal)

Catatan:

Rekening di atas juga dapat digunakan untuk Anda yang ingin berdonasi untuk kasus-kasus sosial kemanusiaan lain, seperti beasiswa pelajar kurang mampu, pelayanan kesehatan daerah kurang mampu, santunan biaya operasi rumah sakit, donor darah, khitanan massal, bantuan pelajar kurang mampu di lereng Merapi, operasional & teknis tim, dll.

Semoga Allah ta’ala mempermudah urusan kaum muslimin, dan memberikan balasan pahala bagi siapa saja yang bersemangat meringankan beban setiap muslim. اللهم آمين

 

Leave a Reply